Alvin Mahendra Drummer Cilik Pasuruan Rilis Single Instrumental Unik

Di tengah pandemi Covid-19 yang masih terus menyebar di Kabupaten Pasuruan, nyatanya tak menyurutkan langkah kreatif Alvin Mahendra, Drummer Cilik penuh prestasi asal Pandaan.

Bocah yang kerap memenangkan beragam kompetisi drum itu baru saja meluncurkan debut single berjudul “Dwanisoka”. Dwanisoka yang bermakna Suara Bahagia itu menjadi single perdana dari rencana mini album yang sedang disiapkannya.

Single instrumental yang merupakan perpaduan nuansa etnik dan pop itu menggambarkan sebuah kebahagian dari serangkain langkah Alvin selama ini yang terjun dalam dunia musik.

Alunan musik khas pop berdurasi 4 menit 13 detik dengan paduan nuansa etnik dan beragam komposisi musik membuat single perdana itu terasa unik dan istimewa.

Di Pasuruan, nama Alvin sendiri mencuat setelah menjadi salah satu pengiring di even Jazz Tretes selama dua hari dengan bintang tamu Raisa dan Ari Lasso akhir tahun lalu.

Lewat even musik paling bergengsi di Kabupaten Pasuruan itu, Alvin berhasil tampil memukau ribuan penonton dengan skill menggebuk drum yang luar biasa.

Ditemui di kediamannya di Kelurahan Jogosari, Pandaan, Minggu (28/6). Alvin menceritakan keinginannya untuk memiliki single sendiri. Ia merencanakan enam single unik yang dibalut kedalam sebuah mini album.

“Single perdana Dwanisoka terinspirasi dari perjalanan yang cukup panjang ketika saya bermain drum sejak kecil,” ungkap anak dari pasangan Hendro dan Magdalena Mariati.

Suara Bahagia, lajut Alvin, menjadi semacam pintu masuk pertama dalam kreatifitas bermusik yang tidak sekedar mengandalkan dari meng-cover lagu orang lain.

“Harapannya dapat terus tingkatkan skill dan menghasilkan karya,” tandas bocah yang pernah manggung di even Jazz Kopi bersama Idang Rasjidi, Mus Mujiono dan Krakatau.

Hendro sendiri menambahkan, jika single perdana ini menjadi motivasi bagi Alvin untuk terus meningkatkan skill kreasinya dalam bermusik. Meskipun untuk sementara video singlenya dirilis di kanal Youtube “Alvin Mahendra 27”.

“Karena masih masa Pandemi jadi video rilis hanya kita buat dalam studio. Kedepan single ciptaan Bayu Priaganda itu akan kami buatkan video klip yang lebih menarik untuk dapat dirilis di Spotify,” pungkasnya. (admin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *