Jelang Reuni Nasional #3, Ngalah Community Siap Luncurkan 3 Buku

Perhelatan Reuni Nasional #3 Iksan (Ikatan Santri) Ngalah telah ditetapkan. Event yang mempertemukan seluruh alumni Pondok Pesantren Ngalah, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan itu rencananya akan digelar Minggu (2/8/2020) mendatang.

Kesepakatan itu diputuskan dalam Musyawarah Besar (Mubes) Iksan Ngalah, di Mushollah Asrama G Pondok Pesantren Ngalah, Minggu (16/2/2020) lalu. Reuni lima tahunan itu dibahas dan disepakati di Mubes yang dihadiri Pengurus Pusat dan perwakilan dari daerah Iksan Ngalah.

Pantauan Datanet, di jejaring media sosial (IG dan FB), kabar rencana Reuni Nasional #3 itu diunggah secara resmi pertama kali oleh akun Ngalah TV. Dari unggahan tersebut mendapatkan ratusan respon dan share serta komentar dari netizen yang sebagian besar santri dan alumni Pondok Pesantren Ngalah.

Beragam respon yang menunjukan kegembiraan itu diberikan netizen sebagai ungkapan rasa syukur karena masih diberikan kesempatan untuk berpartisipasi dalam Reuni Nasional #3 yang kemungkinan besar tahun ini menjadi sangat istimewa dan paling mendapatkan respon yang luar bisa dari para Iksan Ngalah di seluruh pelosok tanah air.

Seperti halnya santri dan alumni lainnya, Ngalah Community sebagai bagian dari komunitas online menyambut gelaran Reuni Nasional #3 ini dengan mengapresiasinya. Yakni, merencanakan penerbitan 3 (tiga) buku tentang Pondok Pesantren Ngalah.

Salah satu buku yang telah siap cetak dan ditargetkan akhir Mei telah terbit serta beredar adalah buku “Oase Hikmah; Refleksi Kisah dan Kumpulan Dawuh Romo Kiai Sholeh Bahruddin”. Buku itu berisi kumpulan kisah (pemberitaan) tentang tamu yang berkunjung ataupun singgah di Pondok Pesantren Ngalah serta puluhan dawuh pilihan dari dawuh-dawuh Romo Kiai Sholeh Bahruddin diberbagai majelis. Seperti, pengajian tafsir Jalalain, Seninan, Selosoan dan Manakiban.

Sebagai inti dari buku itu ialah keberadaan dua dawuh (disampaikan saat mauidzoh) Romo Kiai Sholeh Bahruddin di Reuni Nasional Perdana dan Kedua Iksan Ngalah yang diselenggarakan tahun 2010 dan 2015 lalu. Dua dawuh itu juga menjadi pamungkas dari serangkaian puluhan dawuh pilihan yang ditulis dengan gaya reportase. (admin/*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *