Potensi Agrowisata Desa Kalipucang yang Luar Biasa

Desa Kalipucang, Kecamatan Tutur memiliki beragam potensi unggulan di pertanian. Dikenal sebagai penghasil kopi dan susu sapi, Kalipucang juga mempunyai ragam potensi agrowisata yang mempesona. Lima destinasi wisata desa berbasis agrowisata yang telah dikembangkan dalam kurun setahun terakhir terus mendapatkan atensi dan kunjungan wisatawan dari berbagai daerah.

Seperti, Bukit tumang, Air terjun sumber nyonya, Telaga tujuh sumber, Kampung susu dan Oma kopi. Kampung susu dan Oma kopi menjadi ikon wisata di Kalipucang. Dikonsep sebagai wisata edukasi, Kampung susu menghadirkan edukasi sapi perah dari hulu ke hilir.

Tiap pengunjung akan diajak merasakan menjadi peternak sapi perah dalam sehari, mulai dari merawat sapi, memerah susu, mengolah susu hingga menikmati susu segar.

“Oma Kopi juga menjadi wisata edukasi kopi dari hulu ke hilir. Mulai dari budidaya kopi, perawatan, panen hingga pengolahan hasil panen sekaligus pengemasan,” ujar Humas Pokdarwis setempat Dimaz Ryzky.

Kades Kalipucang Hariono, menjelaskan, jika perkembangan sektor agrowisata ini tidak terlepas dari tingginya kemauan masyarakatnya dalam memberdayakan potensi pertanian, potensi wisata desa hingga pengembangan sumber daya manusia.

“Ibarat gayung bersambut, keinginan tersebut ditopang dengan keberadaan kerjasama program pendampingan dan pemberdayaan dari salah satu perusahaan di Kabupaten Pasuruan,” beber Hariono.

Melalui Program Agribisnis dan Agrowisata Desa Inovasi itu, lanjut Hariono, telah berperan mendongkrak wacana, pola pikir dan juga berhasil memetakan potensi-potensi desa dengan baik.

Hingga kesadaran masyarakat Kalipucang terhadap pentingnya pengembangan sektor agribisnis dan agrowisata menjadi jalan nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Hasilnya, sejak 2018 lalu kami mencanangkan Kalipucang ini sebagai Desa Wisata. Ditopang dengan beragam produk unggulan pertanian, seperti Kopi, Pisang, Cengkeh, Bunga Krisan dan lainnya, kita sinergikan dengan potensi alam akan menjadi wisata desa yang menarik dan luar biasa,” harapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *